- Perkuat Inovasi dan Layanan Digital, Bank Raya Perluas Percepatan Inklusi Keuangan Digital di Indonesia
- Ilhamsyah Buka Suara di Rakernas Jarnasindo: Indonesia Emas 2045 Harus Berpihak pada Rakyat dan Buruh
- Berikut Panduan Praktis Memulai Usaha bagi Pemula
- Sri Asih, Perempuan Tangguh di Balik Layanan AgenBRILink, Permudah Transaksi Warga Kutoarjo
- KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas
- Gods within Her: Generasi Muda Vietnam di Tengah Milan Fashion Week
- Kementerian UMKM dan Barantin Berkolaborasi Permudah Akses Pasar Ekspor UMKM
- Dokter Citra Poerwa: Stres Finansial Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik dan Mental
- Telkom AI Center Dukung AI Hackathon Aceh 2026, Dorong Inovasi Digital Berbasis AI di Kalangan Mahasiswa
- Jakarta Financial Festival 2026 Sukses, 1.000 Rekening Baru Dibuka
Pembukaan Kongres KPBI Dihadiri Pejabat Negara, Pimpinan Gerakan Buruh Nasional Dan Elemen Ormas Sipil

Keterangan Gambar : Pembukaan Kongres Ke III KPBI di Acacia Hotel, Jakarta
Bernusa.com. JAKARTA– Kongres III Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) resmi dibuka di The Acacia Hotel, Jakarta Pusat, Minggu (7/6). Forum tertinggi organisasi buruh tersebut menjadi momentum penting bagi gerakan pekerja Indonesia untuk merumuskan arah perjuangan organisasi serta memperkuat agenda perlindungan hak-hak buruh di tengah dinamika ekonomi dan politik nasional.
Pembukaan kongres dihadiri sejumlah pejabat negara dan pimpinan organisasi buruh nasional. Hadir mewakili Menteri Ketenagakerjaan RI, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Afriansyah Noor. Turut hadir pula Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Menteri Lingkungan Hidup RI Mohammad Jumhur Hidayat, serta Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Andi Gani Nena Wea.
Baca Lainnya :
- Ratusan Buruh Kepung Kemenaker, Desak Pemerintah Hentikan Gelombang PHK Nasional0
- KPBI: Buruh Bukan Alat Produksi0
- SP TPK-KOJA Resmi Bergabung dengan FBTPI–KPBI, Ilhamsyah: Persatuan Buruh Pelabuhan Semakin Kuat0
- Pemagangan Nasional dan Ketidakpastian Kerja0
- Buruh Tidak Memakai Dolar, Tetapi Menanggung Seluruh Dampaknya0
Selain unsur pemerintah dan organisasi buruh, pembukaan Kongres III KPBI juga dihadiri perwakilan berbagai organisasi rakyat, mahasiswa, petani, kelompok miskin kota, serta elemen masyarakat sipil dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan semangat persatuan dalam memperjuangkan keadilan sosial dan perlindungan terhadap hak-hak rakyat pekerja.
Rangkaian pembukaan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Internasionale, dilanjutkan pemutaran film dokumenter Satu Dekade KPBI: Bangkit Lawan Hancurkan Tirani, sambutan dari para tamu undangan, hingga peresmian pembukaan Kongres III oleh Ketua Umum KPBI, Ilhamsyah.
Dalam pidato pembukaannya, Ilhamsyah menegaskan bahwa Kongres III menjadi momentum konsolidasi nasional gerakan buruh untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi pekerja Indonesia. Menurutnya, perjuangan untuk memperoleh pekerjaan yang layak, upah yang manusiawi, kebebasan berserikat, jaminan sosial, dan kepastian hukum ketenagakerjaan masih menjadi agenda penting yang harus terus diperjuangkan.
Kongres III KPBI juga menjadi ruang untuk mengevaluasi perjalanan organisasi selama beberapa tahun terakhir sekaligus menyusun program perjuangan dan strategi gerakan buruh menghadapi perkembangan situasi nasional. Di tengah perubahan kebijakan ekonomi, perkembangan teknologi industri, dan dinamika hubungan industrial, organisasi buruh dinilai perlu memperkuat persatuan serta memperluas solidaritas dengan berbagai gerakan rakyat lainnya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Ketenagakerjaan bertajuk "Peluang UU Perlindungan Buruh di Era Pemerintahan Prabowo-Gibran" yang menghadirkan narasumber dari pemerintah, DPR RI, akademisi, aparat penegak hukum, dan pimpinan organisasi buruh. Seminar tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong lahirnya regulasi ketenagakerjaan yang lebih berpihak kepada pekerja dan mampu menjawab berbagai persoalan ketenagakerjaan yang selama ini dihadapi kaum buruh Indonesia.
Kongres III KPBI dijadwalkan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis terkait agenda perjuangan buruh nasional, penguatan organisasi, serta langkah-langkah politik yang diperlukan untuk memperjuangkan sistem ketenagakerjaan yang lebih adil, demokratis, dan berpihak kepada kelas pekerja. Dengan mengusung semangat persatuan dan solidaritas, kongres ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat gerakan buruh Indonesia di masa mendatang.
_-_Copy.png)









_(1).png)
