- RDF Rorotan dan Ilusi Keseriusan Jakarta Mengurus Sampah
- SPPI KB DPC Cikarang Gelar Sosialisasi PKB PT Pos Indonesia 2025-2027 di Cisarua Bogor, Pererat Soliditas Pengurus
- Ketua Umum Gerakan Dapur Indonesia Nofalia Heikal Safar Lakukan Ekspansi Bisnis Berkunjung Ke China
- Menkop Dorong KSP TLM Indonesia Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Dengan KDKMP
- Kebijakan Adv Kominfo Sidoarjo Disorot, Media Lokal Pertanyakan Transparansi Seleksi
- Rekan Indonesia Apresiasi Ketegasan Pemkot Jakpus Mencegah Pangan Berbahaya dari Sungai Kota
- Bank Jakarta Salurkan Bantuan bagi Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
- Ratusan Calon Jamaah Haji Khusus Jawa Timur Ikuti Manasik di Surabaya, Siap Berangkat ke Tanah Suci
- Ketum Organisasi Naungan KONI Diduga Tipu Pengusaha Miliaran Rupiah
- Walikota Munjirin Pimpin Operasi Penangkapan Ikan Sapu-Sapu, 320 Kg Terkumpul di Waduk Kaja
Ratusan Calon Jamaah Haji Khusus Jawa Timur Ikuti Manasik di Surabaya, Siap Berangkat ke Tanah Suci
.jpg)
Keterangan Gambar : Ratusan calon jamaah haji khusus asal berbagai daerah di Jawa Timur
BERNUSA.COM, Surabaya — Ratusan calon jamaah haji khusus asal berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti kegiatan manasik haji yang digelar di Surabaya. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan sebelum keberangkatan menuju Tanah Suci.
Acara tersebut dibimbing langsung oleh Direktur PT Nur Dhuha Wisata, salah satu penyelenggara perjalanan ibadah haji khusus (VIP) berbasis di Surabaya yang telah melayani jamaah dari berbagai wilayah di Jawa Timur.
Dalam kegiatan manasik, para peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga praktik langsung agar memahami setiap tahapan ibadah haji secara menyeluruh. Materi yang diberikan meliputi tata cara ihram dan niat, urutan pelaksanaan ibadah haji, simulasi gerakan dan bacaan, hingga penanganan kondisi yang kerap terjadi di lapangan.
Baca Lainnya :
Suasana kegiatan berlangsung khidmat namun tetap interaktif. Para jamaah terlihat antusias mengikuti arahan pembimbing. Beberapa sesi bahkan dilakukan dengan simulasi menyerupai kondisi nyata di Tanah Suci.
Peserta manasik berasal dari berbagai daerah seperti Surabaya, Madura, Kediri, Nganjuk, dan kota lainnya di Jawa Timur. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menunaikan ibadah melalui jalur haji khusus yang menawarkan masa tunggu lebih singkat serta fasilitas lebih nyaman.
Pihak penyelenggara menegaskan bahwa manasik bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi bagian krusial agar jamaah siap secara mental, spiritual, kesehatan, dan teknis pelaksanaan ibadah.
“Kami ingin setiap jamaah berangkat dalam kondisi siap, bukan hanya secara administratif, tetapi juga memahami betul setiap proses ibadah yang akan dijalankan,” ujar perwakilan penyelenggara.
Selain pembekalan ibadah, aspek kesehatan juga menjadi perhatian utama. Dokter Sukma menjelaskan bahwa ibadah haji membutuhkan stamina prima karena aktivitas cukup padat dan dilakukan dalam kondisi cuaca berbeda.
“Jamaah perlu menjaga kesehatan sejak sebelum keberangkatan, mulai dari pola makan, istirahat cukup, hingga rutin melakukan aktivitas fisik ringan,” jelasnya.
PT Nur Dhuha Wisata sendiri dikenal menghadirkan layanan haji khusus dengan pendekatan profesional dan terstruktur. Dengan status Akreditasi A, perusahaan ini terus memperkuat kualitas layanan mulai dari pendampingan manasik, pembimbing ibadah berpengalaman, pendampingan medis, hingga pelayanan selama perjalanan ibadah.Kegiatan manasik di Surabaya ini menjadi bukti bahwa persiapan haji tidak bisa dilakukan secara instan. Dengan pembekalan yang matang, para jamaah diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang, percaya diri, dan meraih haji mabrur.(R/BN).
_-_Copy.png)






_(1).png)



