Silaturahmi dan Diskusi Strategis PRSI Bahas Penguatan Teknologi Robotika Nasional
PRSI menegaskan arah program kerja yang selaras dengan kebijakan pemerintah dan kebutuhan industri strategis.

By Barra Muhammad 21 Nov 2025, 21:30:48 WIB Robotika
Silaturahmi dan Diskusi Strategis PRSI Bahas Penguatan Teknologi Robotika Nasional

Keterangan Gambar : Ketua Umum PRSI dan Dewan Pakar berdiskusi dalam agenda silaturahmi untuk memperkuat arah pengembangan robotika nasional.


JAKARTA – Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) mengadakan silaturahmi sekaligus diskusi strategis yang mempertemukan Dewan Pakar, Kolonel Laut (KH) Sunarto, S.T., M.A.P., dengan Ketua Umum PRSI, Wahyu Hidayat. Kegiatan yang digelar di Jakarta pada Kamis (20/11) ini menjadi momentum bagi PRSI untuk meninjau sekaligus menguatkan arah program kerja yang berfokus pada kontribusi terhadap kemandirian teknologi dan ketahanan nasional.


Dalam forum tersebut, Kolonel Laut (KH) Sunarto menyoroti urgensi kolaborasi yang selaras antara PRSI dan berbagai agenda pemerintah.

Baca Lainnya :


"Kemandirian teknologi tidak bisa dicapai secara parsial atau terfragmentasi. Dibutuhkan keselarasan program kerja antara sektor swasta, komunitas akademik, dan pemerintah. PRSI memiliki peran strategis untuk menjembatani inovasi robotika dengan kebutuhan nasional, sehingga teknologi yang dikembangkan benar-benar dapat memperkuat ketahanan dan daya saing Indonesia di level global.” ujar Sunarto


Ketua Umum PRSI, Wahyu Hidayat, turut menggarisbawahi komitmen organisasi untuk mendorong penguatan teknologi robotika berbasis inovasi dalam negeri.


 “Kami percaya bahwa pembangunan ekosistem robotika yang kuat bukan hanya soal mencetak talenta unggul, tetapi juga soal bagaimana teknologi ini bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan industri strategis nasional. PRSI tengah merancang berbagai program, mulai dari pembelajaran dan sertifikasi profesional, riset kolaboratif, hingga kompetisi RoboSports, semua diarahkan untuk memperkuat kemandirian teknologi kita. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil PRSI selaras dengan arah kebijakan pemerintah, sehingga kontribusi kami bisa bersinergi dengan program nasional.” jelas Wahyu


Sejumlah inisiatif unggulan juga ikut dibahas, seperti perluasan akses pembelajaran robotika di wilayah 3T, pengembangan teknologi robotika untuk sektor industri, hingga kerja sama riset dengan universitas dan lembaga penelitian terkemuka. Melalui kegiatan ini, PRSI berharap dapat memperkuat hubungan antara pemerintah, akademisi, serta pelaku industri, sehingga Indonesia mampu tidak hanya menguasai teknologi robotika, tetapi juga memproduksinya secara mandiri dan berkelanjutan.