Film CLBK Siap Sentuh Hati Penonton dengan Romansa Usia Senja yang Menginspirasi

By Achmad Soleh 28 Jun 2026, 08:50:30 WIB Seleb
Film CLBK Siap Sentuh Hati Penonton dengan Romansa Usia Senja yang Menginspirasi

Keterangan Gambar : CLBK Tayang 2 Juli 2026.


BERNUSA.COM, Jakarta – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan warna baru melalui film CLBK (Cinta Lama Babak Kedua), sebuah drama romantis yang mengangkat kisah cinta di usia senja. Berbeda dari tren film romansa remaja, CLBK menawarkan cerita hangat tentang kesempatan kedua dalam cinta yang akan mulai tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 2 Juli 2026.


Film ini mengisahkan bagaimana cinta lama yang belum sempat berakhir di masa muda kembali dipertemukan ketika usia telah senja. Tokoh utama, Akung Abi yang diperankan oleh Slamet Rahardjo dan Nin Sita yang dimainkan Widyawati, menjadi pusat cerita yang sarat emosi, nostalgia, sekaligus harapan.

Baca Lainnya :


    Untuk memperkuat kisah tersebut, penonton juga diajak menyelami perjalanan cinta Abi dan Sita di era 1970-an melalui adegan kilas balik yang diperankan Yusuf Mahardhika dan Gisellma Firmansyah. Chemistry kedua pasangan lintas generasi ini menjadi salah satu kekuatan utama film.


    Film CLBK juga menghadirkan penampilan aktris muda Sintya Marisca sebagai Ambar yang memiliki hubungan emosional dengan Akung Abi. Bersama Iskak Khivano sebagai Raka, keduanya menghadirkan dinamika cerita yang semakin memperkaya konflik keluarga dan percintaan.


    Sintya mengaku sangat bersyukur mendapat kesempatan beradu akting dengan aktor senior Slamet Rahardjo. Menurutnya, karakter Ambar memiliki kedekatan emosional dengan sang kakek, sesuatu yang juga menyentuh pengalaman pribadinya.


    "Sejujurnya, pertama kali ditawarin aku belum tahu akan beradu akting dengan siapa. Begitu tahu main sama Kak Slamet Rahardjo, luar biasa sekali. Karakter Ambar ini dekat sekali dengan Akungnya. Karena aku pribadi sudah ditinggal kakek sejak kecil, jadi aku tidak punya banyak memori dengan kakek sendiri," ungkap Sintya saat ditemui di Epicentrum, Jakarta, 26 Juni 2026.


    Sementara itu, sutradara sekaligus penulis Ivander Tedjasukmana mengungkapkan bahwa naskah CLBK telah ia simpan hampir satu dekade sebelum akhirnya mendapat kesempatan diproduksi.


    "Film ini sudah ada di library saya hampir 10 tahun. Baru mendapat kesempatan diproduksi tahun lalu dan akhirnya tayang pada 2026. Rasanya luar biasa," ujar Ivander.


    Co-Producer sekaligus Founder MIR Productions, Vladimir Rama, menilai CLBK memiliki premis yang unik karena mengangkat kisah cinta yang dapat dialami siapa saja, namun dikemas dengan perpaduan drama, komedi, dan penampilan aktor lintas generasi.


    "Premisnya tidak biasa. Meski bergenre drama romantis, bumbu komedinya cukup kental. Ini menjadi pembuktian adu akting lintas generasi yang sangat baik," katanya.


    Eksekutif Produser Sunil menegaskan bahwa CLBK bukan sekadar film romantis, tetapi juga menyampaikan pesan penting tentang keluarga, dukungan antar generasi, dan cara setiap generasi menghadapi persoalan hidup.


    "Film ini berbicara tentang keluarga, bagaimana setiap anggota saling mendukung sehingga persoalan sebesar apa pun bisa dihadapi bersama. Kami ingin menghadirkan film yang menyentuh, membuat hati tersenyum, tanpa terasa terlalu berat," ujarnya.


    Selain Slamet Rahardjo, Widyawati, Sintya Marisca, Iskak Khivano, Yusuf Mahardhika, dan Gisellma Firmansyah, film ini juga dibintangi Sarah Sechan, Kiki Narendra, Iyang Dharmawan, Febry Khey, serta Annisa Kaila.


    Dengan cerita yang hangat, akting para pemain lintas generasi, serta pesan kuat mengenai keluarga dan kesempatan kedua dalam cinta, CLBK (Cinta Lama Babak Kedua) diharapkan menjadi salah satu tontonan keluarga yang menyentuh hati di pertengahan tahun 2026.(AS/BN).