- PRSI Sumut Perkuat Edukasi Teknologi Lewat Program Robotika Untuk Negeri di Nias
- Dangdut Pecah di Halal Bihalal Sidoarjo Damai Bersatu, Warga Gedangan Bergoyang Tanpa Henti
- DPR Soroti Minimnya Dukungan Negara, Studio Alam Gamplong Jadi Simbol Perjuangan UMKM Kreatif
- Lebih Hemat, Lebih Sehat: Air PAM Jaya Kurangi Beban Warga
- Lebaran Betawi 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Sekda DKI: Momentum Perkuat Persatuan Warga
- Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal JKB Jadi Ajang Strategi Jaga NKRI
- Di Balik Gugurnya Prajurit TNI, Kritik Muhammad Husein Menyasar Arah Diplomasi Indonesia
- Budi Mulyawan Desak Penataan Total Perfilman Indonesia Lewat Jakarta Millennial Film Festival 2026
- Iran Tegaskan Dukungan ke Hizbullah, Kirim Pesan Langsung ke Sekjen Baru
- Data DBD Dinilai Bias, Rekan Indonesia DKI: Kita Melawan Wabah Dengan Peta Yang Salah
Ilhamsyah: Pekerja Sektor Jasa dan Keuangan Butuh Organisasi yang Kuat

Keterangan Gambar : Ilhamsyah, Ketua Umum KPBI
JAKARTA — Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Ilhamsyah, menegaskan pentingnya pembangunan organisasi pekerja yang kuat di sektor jasa dan keuangan. Menurutnya, jutaan pekerja di sektor tersebut membutuhkan wadah perjuangan yang mampu melindungi dan memperjuangkan hak-hak mereka secara kolektif.
Ilhamsyah mengatakan sektor jasa dan keuangan merupakan salah satu sektor strategis yang menjadi prioritas dalam keputusan Rapat Kerja Nasional KPBI, selain sektor pertambangan, pelabuhan atau transportasi, serta perkebunan. Namun hingga saat ini, sektor tersebut dinilai masih belum memiliki kekuatan serikat pekerja yang cukup solid.
“Jutaan pekerja di sektor jasa dan keuangan membutuhkan organisasi yang kuat. Mereka tidak hanya bekerja, tetapi juga perlu bersatu dan berjuang bersama untuk memperbaiki kondisi kerja,” ujar Ilhamsyah dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).
Baca Lainnya :
- Universitas Bandar Lampung Siapkan Guru Lampung Hadapi Era AI dan Robotik0
- Film Meja Tanpa Laci, Sentil Krisis Integritas Penegakan Hukum di Indonesia0
- Kemenkop Teken MoU Bersama SCO-ETEC Guna Tingkatkan Potensi Ekonomi Perikanan dan Kelautan Melalui Koperasi0
- Mengapresiasi Pesan Pertama Ayatullah Sayid Mojtaba Hosseini Khamenei0
- Kemenkop Fasilitasi Pelaku Usaha Binaan Koperasi Lewat Bazaar Harmoni Ramadan 20260
Ia menjelaskan berbagai persoalan masih dihadapi pekerja di sektor tersebut, mulai dari ketidakpastian hubungan kerja, sistem kontrak berkepanjangan, praktik alih daya (outsourcing), hingga tekanan target kerja yang tinggi.
Menurut Ilhamsyah, tanpa organisasi yang kuat, pekerja akan terus berada dalam posisi yang lemah di hadapan perusahaan. Karena itu, pembangunan kekuatan kolektif melalui serikat pekerja menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi tawar pekerja.
“Tanpa organisasi, pekerja akan mudah ditekan oleh sistem kerja yang eksploitatif. Karena itu, konsolidasi dan pembangunan organisasi di sektor ini menjadi sangat penting,” katanya.
KPBI, lanjut Ilhamsyah, mendorong pembentukan Federasi Sektor Jasa dan Keuangan sebagai wadah perjuangan bersama bagi pekerja di berbagai subsektor, seperti perbankan, asuransi, pembiayaan, perusahaan teknologi finansial, hingga berbagai bidang jasa lainnya.
Menurut dia, federasi tersebut diharapkan dapat memperkuat solidaritas pekerja lintas perusahaan serta meningkatkan posisi tawar mereka dalam memperjuangkan hak-hak ketenagakerjaan.
“Sudah saatnya pekerja di sektor jasa dan keuangan memiliki barisan perjuangannya sendiri,” kata Ilhamsyah.
Ia juga menekankan pentingnya konsolidasi yang lebih luas dalam waktu dekat untuk mempercepat proses pembentukan organisasi tersebut. Setelah momentum Lebaran, para pekerja di sektor jasa dan keuangan diharapkan dapat menggelar pertemuan yang lebih besar untuk memperkuat jaringan dan memperdalam agenda perjuangan bersama.
“Kita harus memperkuat konsolidasi agar federasi ini benar-benar lahir sebagai alat perjuangan kolektif bagi pekerja di sektor jasa dan keuangan,” ujarnya.
_-_Copy.png)






_(1).png)

.jpg)

