Sufmi Dasco Ahmad Dorong Sinergi Pemerintah dan Serikat Buruh Hadapi Ancaman PHK
Sambutan Pembukaan Kongres ke 3 KPBI

By Goenk1975 07 Jun 2026, 11:44:54 WIB Politik
Sufmi Dasco Ahmad Dorong Sinergi Pemerintah dan Serikat Buruh Hadapi Ancaman PHK

Keterangan Gambar : Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI Dalam Sambutan Pembukaan Kongres KPBI


Bernusa.com. JAKARTA– Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan serikat pekerja dalam menghadapi potensi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dapat terjadi akibat dinamika ekonomi nasional maupun global. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam pembukaan Kongres III Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia di Hotel Acacia, Jakarta, Minggu (7/6/2026).

Dalam sambutannya, Dasco menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kongres III KPBI yang menjadi ruang konsolidasi gerakan buruh sekaligus forum strategis untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, parlemen, dan organisasi pekerja.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah telah meluncurkan Satgas Mitigasi PHK dan Kesejahteraan Buruh, sebuah langkah yang bertujuan memperkuat upaya pencegahan PHK serta menjaga kesejahteraan pekerja di tengah tantangan ekonomi yang berkembang. Satgas tersebut melibatkan berbagai unsur pemerintah dan juga para pimpinan serikat pekerja sebagai bagian dari dewan pengarah.

Baca Lainnya :

“Pemerintah menyadari bahwa informasi paling cepat mengenai kondisi ketenagakerjaan di lapangan sering kali berasal dari serikat pekerja. Karena itu, kolaborasi dengan organisasi buruh menjadi sangat penting untuk mengidentifikasi daerah dan sektor-sektor yang berpotensi mengalami PHK,” ujar Dasco. 

Menurutnya, keterlibatan langsung serikat pekerja dalam Satgas Mitigasi PHK dan Kesejahteraan Buruh akan membantu pemerintah memperoleh data yang lebih akurat mengenai titik-titik rawan PHK sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Selain upaya pencegahan, Dasco juga menyoroti pentingnya program relokasi tenaga kerja bagi pekerja yang terdampak PHK. Ia mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam membantu menyalurkan tenaga kerja ke daerah maupun sektor industri yang masih membutuhkan pekerja.

“Relokasi tenaga kerja merupakan salah satu solusi konkret yang perlu terus diperkuat. Ketika suatu daerah mengalami penurunan kesempatan kerja, sementara daerah lain masih membutuhkan tenaga kerja, maka pemerintah harus hadir untuk menjembatani proses tersebut,” katanya.

Lebih lanjut, Dasco mendorong agar upaya mitigasi PHK dan peningkatan kesejahteraan buruh dilakukan dalam skala yang lebih besar serta didukung koordinasi yang berkelanjutan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan organisasi pekerja.

Ia juga mengajak seluruh pimpinan serikat pekerja untuk terus memberikan masukan dan informasi terkini mengenai perkembangan kondisi ketenagakerjaan di sektor masing-masing agar pemerintah dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan sebelum terjadi PHK massal.

Menutup sambutannya, Dasco menyampaikan ucapan selamat atas penyelenggaraan Kongres III KPBI dan berharap forum tersebut dapat menghasilkan gagasan-gagasan konstruktif bagi kemajuan gerakan buruh Indonesia.

“Saya mengucapkan selamat atas terselenggaranya Kongres III KPBI. Semoga kongres ini berjalan dengan lancar, menghasilkan keputusan-keputusan terbaik bagi kaum buruh Indonesia, dan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, parlemen, dan serikat pekerja dalam mewujudkan kesejahteraan buruh,” pungkasnya.